Kamis, 09 Agustus 2007

FKDI Kaji Metode Amtsilati Tingkat Nasional

Jepara, KARTANU. Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDI) provinsi Jawa tengah menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) tingkat nasional Cara Baca Kitab Kuning Metode Amtsilati selama sebulan. Diklat terhitung Jumat-Sabtu (10/1-8/2).

Kegiatan yang dibuka Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama RI H Ace Saifuddin berlangsung di pendopo kabupaten Jepara, awal pekan lalu.

FKDI Kaji Metode Amtsilati Tingkat Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
FKDI Kaji Metode Amtsilati Tingkat Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)


FKDI Kaji Metode Amtsilati Tingkat Nasional

Metode Amsilati, menurut Ace, merupakan metode pembelajaran cara baca kitab kuning dengan cepat, mudah dan benar. Berbagai cara baca al-Quran ini sejak dahulu telah dikembangkan, seperti metode Iqro dan kini dikembangkan lagi cara cepat baca Al Quran dan menghafal 30 Juz dalam waktu hanya 74 hari di Siria, jelasnya.

KARTANU

Dalam sambutan, Ace menyatakan Jepara di bidang agama tidak hanya melahirkan tokoh pencetus metode baca kitab kuning saja, tetapi juga lahir Perda tentang Pendidikan Nonformal Islam, Desember lalu kendati dalam praktiknya Pemkab telah memberikan bantuan kepada pendidikan nonformal Islam bertahun-tahun.

KARTANU

Hal itu, lanjut Ace, merupakan satu-satunya terobosan pertama kali di Jawa Tengah dan sangat penting untuk pengembangan pendidikan nonformal Islam. Karena keberadaan madrasah sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Dari itu ia menegaskan, sejak dulu sampai sekarang madrasah turut mencerdaskan anak bangsa.

Sedangkan Bupati Jepara H Ahmad Marzuqi mengimbau peserta menyebarluaskan hasil diklat di kelompok masyarakat, madin, dan lainnya. Karena sebaik-baik manusia adalah yang mau belajar kemudian mengajarkannya," harapnya.

Selaku ketua panitia, Nur Syahid mengatakan selama sebulan kegiatan dipusatkan di pesantren Darul Falah, Bangsri, Jepara. Harapan kami hasil dari diklat dikembangkan dan disosialisasikan kepada sesama guru madin takmiliyah di daerah masing-masing, katanya. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/49506/fkdi-kaji-metode-amtsilati-tingkat-nasional

KARTANU

Informasi seputar KARTANU dan eKartanu.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KARTANU sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KARTANU. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KARTANU dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock