Selasa, 14 September 2010

Rais Aam PBNU: Asal Tidak Bangkrut Boleh Selamatan Setiap Hari

Jakarta, KARTANU. Rais Aam PBNU KH Maruf Amin menyebut paham Ahlussunnah wal Jamaah ala Thariqatin Nahdliyah sebagai paham terbuka yang memberi kesempatan peran bagi budaya lokal maupun global dalam menjalankan perintah agama. Kiai Maruf menyebut upacara selamatan, kendurian, tahlilan, atau haul sebagai contoh praktik Aswaja NU yang belakangan ramai dengan sebutan Islam Nusantara.

Demikian disampaikan KH Maruf dalam forum Tashwirul Afkar di Perpustakaan PBNU, Jakarta, Jumat (18/9) sore.

Rais Aam PBNU: Asal Tidak Bangkrut Boleh Selamatan Setiap Hari (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU: Asal Tidak Bangkrut Boleh Selamatan Setiap Hari (Sumber Gambar : Nu Online)


Rais Aam PBNU: Asal Tidak Bangkrut Boleh Selamatan Setiap Hari

Selamatan itu sendiri perintah syara (agama). Sedangkan hitungan harinya seperti selamatan 7 hari, 15 hari, 40 hari, 100 hari, 1000 hari itu yang minal awaid faqath (berasal dari tradisi, Red). Dengan tradisi timbul kreativitas dalam mempraktikkan ajaran Islam di Nusantara, kata Kiai Maruf.

Menurut Kiai Maruf, syara selain tidak mempermasalahkan upacara selamatan, justru memerintahkan. Tetapi syara memang tidak mengatur jadwal dan tata cara selamatan itu sendiri.

KARTANU

KARTANU

Kalau mau bikin selamatan setiap hari juga boleh. Tetapi bisa bangkrut juga, kata Kiai Maruf Amin disambut tawa para peserta diskusi. (Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/62305/rais-aam-pbnu-asal-tidak-bangkrut-boleh-selamatan-setiap-hari

KARTANU

Informasi seputar KARTANU dan eKartanu.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KARTANU sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KARTANU. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KARTANU dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock