Jakarta, KARTANU. Menteri Agama RI Suryadharma Ali mengatakan, 90 persen pendidikan agama jenjang dasar dan menengah yang formal di Indonesia berstatus swasta dan 10 persen adalah negeri. Jumlah ini menunjukkan, peran masyarakat bagi pencerdasan bangsa sangat signifikan.
Menurut Suryadharma, dari 90 persen tersebut, 13 ribu lebih berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Maarif NU. Institusi pendidikan itu meliputi sekolah setingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
| Suryadharma: Madrasah NU Turut Cerdaskan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online) |
Suryadharma: Madrasah NU Turut Cerdaskan Bangsa
Ditambah pesantren, sambung Suryadharma, peran ini menjadi semakin nyata. "Ini suatu yang luar biasa dan karenanya harus dijaga dengan baik dengan menjaga dan memelihara keberlangsungannya," katanya dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LP Maarif NU di Jakarta, Senin (21/1).KARTANU
Suryadharma menilai, dengan potensi yang besar ini sudah semestinya madrasah-madrasah swasta mendapat perlakukan yang layak dari pemerintah."Oleh karenanya, saya berteriak-teriak meminta walikota, bupati, dan gubernur jangan haramkan APBD untuk membantu sekolah agama," sebut Menteri Agama Suryadharma Ali.
KARTANU
Dalam kesempatan itu, hadir Medikbud RI Mohammad Nuh, Sekretaris Jendral PBNU H Marsudi Syuhud, dan Ketua Pengurus Pusat LP Maarif NU HZ Arifin Junaidi. Usai memberi sambutan, Menteri Agama membuka secara resmi Rakernas LP Maarif NU.Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/41977/suryadharma-madrasah-nu-turut-cerdaskan-bangsa
KARTANU

EmoticonEmoticon