Selasa, 21 Februari 2006

Pagar Nusa Sukoharjo Prioritaskan Pengkaderan

Sukoharjo, KARTANU. Beberapa pemuda berpakaian serba hitam terlihat di beberapa sudut acara Sukoharjo Bersolawat, Jumat kemarin (11/1). Sebagian dari mereka, membentuk kelompok dan berjalan berkeliling memantau keamanan acara. Mereka adalah para pemuda yang tergabung dalam organisasi Pencak Silat Nadlatul Ulama Pagar Nusa Kabupaten Sukoharjo.

Hampir setiap ada kegiatan baik pengajian atau yang lainnya, Pagar Nusa bersama Banser, siap mengawal jalannya acara dan keamanan khususnya bagi para kiai.

Pagar Nusa Sukoharjo Prioritaskan Pengkaderan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pagar Nusa Sukoharjo Prioritaskan Pengkaderan (Sumber Gambar : Nu Online)


Pagar Nusa Sukoharjo Prioritaskan Pengkaderan

Di Sukoharjo sendiri, Pagar Nusa, dalam dua tahun belakangan ini mengalami perkembangan yang cukup bagus bila dibandingkan dengan kurun waktu sebelumnya. Organisasi beladiri yang didirikan kiai-kiai NU tanggal 3 Januari 1986 ini, mendapat respon yang baik, khususnya di kalangan pelajar. Sejumlah anggota yang aktif sekarang, kebanyakan berusia antara SMP hingga mahasiswa. Mereka tersebar di berbagai daerah di Kota Makmur.

KARTANU

Ketua Pagar Nusa Kab. Sukoharjo saat ini, Edy Rusmidi, saat ditemui KARTANU usai acara Sukoharjo Bersolawat, ia menjelaskan mengenai tantangan ke depan Pagar Nusa di Sukoharjo, yang terpenting saat ini yakni masalah kaderisasi. Ini yang akan kita prioritaskan

Menurut Leneng, sapaan Edy, dirinya beserta pengurus yang lain membidik para remaja untuk direkrut dan dilatih di Pagar Nusa. Mereka perlu diarahkan. Daripada terjerumus ke hal yang negatif, mending kita arahkan kepada kegiatan beladiri yang positif.

KARTANU

Setiap latihan kita juga menyisipi dengan pengajian agama. Jadi secara tidak langsung mereka juga kita arahkan untuk menjalankan agama dengan benar. Imbuhnya.

Saat ini, anggota Pagar Nusa Sukoharjo baru berjumlah kurang lebih 60 anggota aktif. Jumlah tersebut mungkin sedikit bila dibandingkan dengan daerah lain, yang mayoritas warganya NU.

Salah satu anggota, Imam (16), menuturkan motivasinya untuk masuk Pagar Nusa, ya suka saja dengan beladiri. Lain lagi dengan Syamsul, mahasiswa IAIN Surakarta ini beralasan mengikuti organisasi ini untuk menunjukkan identitasnya sebagai pemuda NU, ndisamping saya memang suka pencak silat, dan sebagai pemuda NU, ya semestinya inilah wadah kita.

Sedangkan untuk jadwal latihan, tiap daerah memiliki rutinan sendiri. Seperti di daerah Tawangsari dan Bulu terjadwal setiap Rabu malam. Sedangkan di Kartasura, biasanya mereka berlatih di sekitar kompleks IAIN Surakarta. Jadi mulai sekarang, anda yang tinggal di sekitar daerah tadi, tak perlu takut bila menemui sekelompok pemuda berpakaian serba hitam yang tengah berlatih ilmu kanuragan, sebab mereka adalah pendekar Pagar Nusa. Pagar NU dan Bangsa!

Redaktur : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/41749/pagar-nusa-sukoharjo-prioritaskan-pengkaderan

KARTANU

Informasi seputar KARTANU dan eKartanu.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KARTANU sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KARTANU. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KARTANU dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock