Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2016

Awas Penipuan Donasi ke Suriah

KARTANU - Sudah sejak lama saya memperhatikan lembaga-lembaga donasi yang mengatas-namakan Suriah. Tanpa disadari oleh para donatur yang ikhlas, beberapa lembaga amal menjual Suriah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat Indonesia, mengatas-namakan Islam dan negara, tetapi sumbangan disalurkan ke pihak yang salah.

Awas Penipuan Donasi ke Suriah - KARTANU
Awas Penipuan Donasi ke Suriah - KARTANU


Awas Penipuan Donasi ke Suriah

Ciri-ciri mereka adalah menjual kepedihan rakyat Suriah. Foto-foto anak kecil yang kelaparan, korban-korban tewas dan sebagainya adalah jualan mereka. Memang banyak orang kelaparan dan korban tewas di Suriah, tapi masalahnya itu korban siapa?

Menyumbang ke Suriah harus paham dulu perang Suriah

Perang Suriah dimulai ketika ada pemberontakan yang diprakarsai Al-Qaeda dengan banyak nama. Dan yang terkenal adalah FSA atau Free Syrian Army. FSA ini bertujuan mengganti pemerintahan Suriah yang dikuasai pemerintahan yang sah yaitu Bashar Assad.

Bashar Assad ingin di Khaddafi-kan seiring bergolaknya Arab Spring di Timur Tengah. Para pemberontak bahkan membuat bendera sendiri dan susunan pemerintahan sendiri, lalu mereka keliling dunia mencari donasi untuk kegiatan mereka, bukan untuk membantu warga Suriah yang menjadi korban perang. (Apakah Bashar Asad Syiah? Baca Beritanya)

Caranya adalah dengan menjual kepedihan rakyat Suriah yang menjadi korban. Dibuatlah cerita seolah-olah Bashar Assad lah yang tokoh keji, padahal yang keji adalah mereka.

Kedok para pemberontak terbongkar luas ketika Aleppo dibebaskan dari mereka. Rakyat Suriah menyambut gembira pembebasan Aleppo oleh tentara resmi Suriah. Jadi disini bisa dilihat, rakyat berpihak pada siapa? Pada para pemberontak atau tentara Suriah?

Sudah sejak lama donasi dari Indonesia mengalir ke tangan pemberontak Suriah, melalui badan amal di Indonesia yang bekerjasama dengan badan amal luar negeri yang mendukung pemberontak.

Tanpa disadari banyak orang di Indonesia, donasi yang mereka salurkan untuk kemanusiaan ternyata malah disalurkan untuk mendukung supply makanan pemberontak. Bukti ini terlihat ketika Aleppo bebas dan rakyat Suriah menyerbu gudang makanan pemberontak yang penuh dengan bantuan dari Indonesia..

Inilah yang menjadi masalah, seolah-olah rakyat Indonesia mendukung pemberontakan dan kekejian di Suriah. Tidak banyak yang tahu situasi ini karena memang sengaja ditutupi rapat-rapat.

Bahkan, menurut sebuah sumber, donasi itu juga dikumpulkan dengan di mall-mall, di jalan-jalan dengan nama yayasan yatim piatu. Hasilnya disalurkan ke penadah dan disalurkan ke Suriah untuk mendukung pemberontak. Pantas saja para pemberontak itu bertahan sekian lama dengan bantuan senjata dari negara barat dan supply makanan dari donatur yang memang perduli pada kemanusiaan.

Ini memang kerja berat untuk institusi Polri mengejar dan membuka topeng mereka. Harus ada audit independen kemana dana itu disalurkan. Karena mendukung pemberontak adalah hal yang salah.

Situasi ini bisa saja terjadi di negara kita, ketika dana-dana disalurkan dengan nama kemanusiaan dari seluruh dunia, tetapi digunakan sepenuhnya untuk mengkudeta pemerintahan Jokowi. Arus balik ini tercipta ketika ada simbiosis mutualisma antara pemberontak dan penyalur donasi.

Perhatikan saja, mana mungkin teroris Suriah kenal dengan Ahok sehingga mereka harus membuat pamflet di Suriah dengan tulisan "Tangkap Ahok". Jelas ada hubungan terkait antara teroris Suriah dengan penyalur donasi disini..

Segera sertifikasi dengan benar lembaga-lembaga donasi itu dibawah pemerintah Indonesia, karena dari merekalah keuangan teroris dan radikalis beredar.

Jika pemerintah dan Polri tidak bertindak mulai sekarang, niscaya satu waktu kita akan minum kopi pahit seperti Suriah. Percayalah. [KARTANU]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/tipu-tipu-donasi-ke-suriah.html

Kamis, 09 Januari 2014

Menengok Kesiapan Pesantren Tebuireng untuk Muktamar

Jombang, KARTANU. Terpilihnya kota Jombang sebagai tuan rumah Muktamar ke-33 NU pada 1-5 Agustus mendatang merupakan suatu keistimewaan tersendiri. Lebih-lebih bagi Pesantren Tebuireng, pesantren rintisan pendiri NU, Hadratussyaikh KH M Hasyim Asyari.

Panitia dari Pesantren Tebuireng sendiri sudah memulai mempersiapkan diri khususnya dari segi infrastruktur untuk menyukseskan acara lima tahunan tersebut. Pelaksanaan Muktamar yang digelar di empat pesantren tersebut akan berbarengan dengan masa liburan santri.

Menengok Kesiapan Pesantren Tebuireng untuk Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)
Menengok Kesiapan Pesantren Tebuireng untuk Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)


Menengok Kesiapan Pesantren Tebuireng untuk Muktamar

Kita akan mempersiapkan sembilan asrama yang ada di Pesantren Tebuireng dan Madrasatul Quran, terang Ketua Panitia Lokal Pesantren Tebuireng H Abdul Ghofar ketika ditemui di kantor Yayasan Hasyim Asyari, Rabu (18/03).

Sekertaris Pesantren Tebuireng ini, juga menuturkan, lokasi salah satu sidang komisi pada Muktamar nanti akan dipusatkan di Gedung Yusuf Hasyim. Sarana MCK (mandi, cuci, dan kakus) juga sudah dipersiapkan.

KARTANU

KARTANU

Alhamdulillah di Pesantren Tebuireng, MCK juga memadahi. Jadi rata-ratanya satu kamar mandi untuk enam orang. Kalau di pesantren lain, sedang dibangun kamar mandi untuk memenuhi target kebutuhan MCK, ujarnya.

Jumlah Muktamirin yang menginap di Pesantren Tebuireng diperkirakan mencapai 1400 orang. Untuk itu, panitia lokal akan menyediakan relawan pemandu yang bertugas menjemput dan mengarahkan para muktamirin dari tempat pembukaan ke tempat penginapan. Mereka akan memandu para muktamirin dari awal kegiatan hingga usai.

Seperti direncanakan, Muktamar ke-33 NU akan dilaksanakan di lima titik lokasi, yaitu Alun-alun Kota Jombang dan empat pesantren besar, yakni di Tebuireng, Tambak Beras, Rejoso, dan Denanyar. Empat pesantren tersebut akan menjadi tempat penginapan muktamirin sekaligus lokasi sidang komisi dilaksanakan. Sedangkan Alun-alun Kota akan digunakan sebagai pusat kegiatan dan tempat pelaksanaan pembukaan, pleno, dan penutupan.

Kami belum bisa memastikan Tebuireng akan mendapatkan jatah komisi apa. Namun, informasi sementara adalah komisi rekomendasi. Sekali lagi itu masih belum pasti, ujar Gus Ghofar, sapaan akrabnya.

Panitia lokal akan terus berkordinasi dengan panitia daerah dan pantia pusat agar Muktamar NU ini berjalan dengan lancar. (Abror/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/58296/menengok-kesiapan-pesantren-tebuireng-untuk-muktamar

KARTANU

Jumat, 29 November 2013

Penembak Teriakkan Takbir dan Aleppo Usai Tewaskan Dubes Rusia

Ankara, KARTANU. Pria penembak Duta Besar Rusia untuk Turki telah teridentifikasi bernama Mevlut Mert Altintas, seorang anggota Polisi Kota Ankara berusia 22 tahun.

Dia menembak Andrey Karlov (66) hingga tewas dengan beberapa kali tembakan di bagian dada. Saat itu Karlov sedang menghadiri pembukaan pameran fotografi di Ibu Kota Turki, Ankara, Senin (19/12/2016). Karlov sempat berpidato sebelum ditembak oleh Altintas yang berada tepat di belakangnya.

Penembak Teriakkan Takbir dan Aleppo Usai Tewaskan Dubes Rusia (Sumber Gambar : Nu Online)
Penembak Teriakkan Takbir dan Aleppo Usai Tewaskan Dubes Rusia (Sumber Gambar : Nu Online)


Penembak Teriakkan Takbir dan Aleppo Usai Tewaskan Dubes Rusia

Dikutip KARTANU dari Daily Mail, Altintas berteriak histeris sambil mengangkat tangan kiri dan mengacungkan jari telunjuk usai melumpuhkan Karlov.

Allahu Akbar! (God is Great). We die in Aleppo, you die here! (Allahu Akbar! Kami mati di Aleppo, kamu mati di sini), teriak Altintas dilansir Daily Mail, Senin (19/12).

KARTANU

"Allahu Akbar! Jangan lupakan Aleppo, jangan lupakan Syiria! Hanya kematian yang dapat menyingkirkanku dari sini. Semua orang ambil bagian dalam penindasan ini harus membayarnya," teriaknya lagi.

KARTANU

Kantor berita setempat, seperti dilansir Reuters, Selasa (20/12) menyatakan, penyerang langsung dilumpuhkan oleh pihak keamanan. Pasukan khusus Turki saat itu telah mengepung gedung tempat peristiwa terjadi.

Daily Mail menyebut, Altintas berhasil dilumpuhkan dalam waktu 15 menit setelah melancarkan aksinya. Ia tewas setelah baku tembak dengan petugas Kepolisian Turki. Tiga orang lainnya dikabarkan juga terluka akibat kejadian ini. Seorang saksi mengatakan suara tembakan muncul selama beberapa waktu setelah serangan.

Sebelumnya, Jurnalis Surat Kabar Hurriyet seperti dikutip Reuters mengatakan, penyerang meneriakkan slogan-slogan Islam saat melakukan aksinya.

Pada sebuah foto yang viral di Twitter, terlihat gambar seorang pria memakai setelan resmi tengah memegang pistol. Ia berdiri dekat dengan podium di galeri yang banyak tergantung gambar di dindingnya. Terlihat juga empat orang, termasuk Dubes Rusia, tergeletak di lantai.

Serangan terhadap Karlov disebut-sebut muncul terkait konflik Suriah di Turki. Hubungan Rusia dan Turki telah lama penuh konflik karena kedua negara itu mendukung sisi yang berlawanan.

Wali Kota Ankara menegaskan, penembakan Karlov dilakukan untuk merusak hubungan Turki-Rusia. Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir, menyusul pasukan Suriah yang didukung Rusia tengah berusaha menguasai bagian timur Kota Aleppo. Hal tersebut memicu aliran pengungsi.

Tak begitu jelas siapa yang melakukan serangan, namun ISIS diketahui telah aktif di Turki dan beberapa kali mengakui telah melakukan sejumlah serangan bom. (Fathoni)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/73922/penembak-teriakkan-takbir-dan-aleppo-usai-tewaskan-dubes-rusia

KARTANU

Senin, 10 Juni 2013

Snouck Hugronje dalam Narasi Islam Nusantara

Kajian tentang sejarah Islam di kawasan Nusantara, saat ini menjadi bagian penting untuk memahami alur, formasi dan spektrum Islam di negeri ini. Pemahaman tentang masuknya Islam di negeri ini, menjadi penting untuk memahami tentang nilai-nilai Islam di Nusantara, pada masa lalu, kini dan mendatang. Memahami sejarah ini menjadi penting, ketika saat ini terjadi kegagalan dalam memahami nilai dan wajah Islam khas Indonesia. Kampanye-kampanye dari sebagian kelompok ormas radikal yang menginginkan bangkitknya khilafah Islamiyyah, merupakan sebagian dari narasi kegagalan membayangkan masa lalu, bagi muslim di Indonesia.

Lalu, bagaimana memahami sejarah Islam di Nusantara? Karya penting Professor Michael Laffan, dalam buku “Sejarah Islam di Nusantara” menjadi rujukan penting untuk memami Islam di masa lalu, kini dan bahkan mendatang. Buku ini, merupakan terjemahan dari karya risetnya, “The Making of Indonesian Islam”, yang berisi argumentasi tentang bagaimana nilai-nilai Islam Indonesia dibentuk. Sebelumnya, Laffan telah menulis beberapa karya pentingnya, semisal “Islamic Nationhood and Colonial Indonesia: The Umma Below the Wind”, dan beberapa karya lainnya.

Karya Laffan dapat dibaca sebagai rangkaian narasi tentang sejarah besar masuknya Islam di kawasan Nusantara. Selain Laffan, riset Azyumardi Azra dapat menjadi pembandingnya: The Transmision of Islamic Reformism to Indonesia: Network of Middle-Eastern and Malay Indonesian (1992).

Snouck Hugronje dalam Narasi Islam Nusantara - KARTANU
Snouck Hugronje dalam Narasi Islam Nusantara - KARTANU


Snouck Hugronje dalam Narasi Islam Nusantara

Karya Azra menganalisis secara mendalam jaringan ulama Nusantara dan Hijaz pada abad 17 dan 18. Sedangkan, Laffan secara tekun mengkaji era kolonial sebagai spektrum utama karyanya, dengan melibatkan isu modernisme, globalisasi dan agama.

KARTANU

Buku ini membahas beberapa rumusan penting, yang beranjak dari pertanyaan-pertanyaan ini: Apa yang dianggap sebagai unsur-unsur Islam Indonesia? Siapa yang telah membuatnya? Buku ini dimaksudkan untuk mendorong tantangan bahwa membaca kolonialisme bukan hanya sebagai kisah bangkitnya modernitas, melainkan sebagai perjumpaan-perjumpaan konsep tentang bangsa, modern, dan agama agar lebih memiliki makna. Sebelumnya, dalam karya-karya risetnya, Laffan telah menunjukkan bahwa Islam memiliki kontribusi penting dalam proses terbentuknya Indonesia. Dalam karya ini, Laffan menyelediki bagaimana Islam dibentuk dan ditafsirkan oleh beragam aktor, termasuk orang-orang Kristen di negeri ini.

Menulis Sejarah: Snouck dan Geertz

Dalam buku ini, Laffan mengisahkan dua tokoh penting yang menjadi figur utama narasi Islam di Nusantara: Snouck Hugronje dan Clifford Geertz. Dalam catatan Laffan, Clifford Geertz telah menjelajah Jawa dan Bali untuk mengkaji tentang dinamika Islam di negeri ini. Ia menulis beberapa karya penting, semisal Agricultural Involution (1963), Islam Observed (1968), Negara (1980), serta masterpiecenya berupa Religion of Java, yang berpengaruh sejak 1960.

KARTANU

Sedangkan, Snouck Hugronje merupakan sosok yang penting sekaligus unik. Christian Snouck Hugronje (1857-1936) merupakan orientalis Belanda, barisan penasihat pemerintah Hindia Belanda. Ia lahir di Oosterhout pada 8 Februari 1857, meninggal di Leiden pada 15 Juni 1936. Snouck dibesarkan dari keluarga pendeta Protestan yang sangat konvensional dan ortodok. Pada masa belajar, situasi akademik di Belanda sudah sangat liberal, dengan perbandingan agama dan sejarah yang kental. Pada waktu itu, studi sejarah agama dipengaruhi oleh teori-teori Darwin yang menyajikan hipotesis bahwa kebudayaan Eropa dan agama Kristen merupakan titik puncak dari proses perkembangan kebudayaan dunia.

Pada 1984, Snouck mendapatkan tugas dari kementrian Urusan Jajahan negeri Belanda untuk belajar bahasa Melayu ke kawasan Asia. Karena hambatan politis, Snouck kemudian belajar bahasa Melayu kepada orang-orang Nusantara yang sedang naik Haji. Selama enam bulan di Arab, Snouck dengan gigih belajar bahasa Melayu. Ia dekat dengan salah satu putra pribumi yang berasal dari Priangan, Raden Aboe Bakar Djajadiningrat. Snouck mengubah namanya menjadi Abdul Ghafar, ketika melakukan riset di Makkah. Di kota ini, Snouck berusaha menjalin kontak dengan ulama-ulama Hijaz, juga kepada orang-orang Nusantara yang berada di Makkah. Snouck mengaji beberapa kitab penting, yang menjadi rujukan orang-orang Islam di kawasan Nusantara.

Kemudian, pada 1885, Snouck menuju kawasan Nusantara. Tugas pertama, ditempatkan di Serambi Makkah, yakni Nangroe Aceh Darussalam. Di Aceh, Snouck berkawan dengan beberapa ulama yang dekat dengan istana, semisal Habib Abdurrahman az-Zahir. Selang beberapa tahun, Snouck bertugas di Jawa. Ia menjadi salah satu penasehat penting pemerintah Hindia Belanda, yang dengan rajin memberikan nasihat-nasihat tertulis dan riset-riset ilmiah.

Laffan mencatat, “dalam perannya sebagai mufti tidak resmi bagi Hindia Belanda yang tidak dapat disangkal keislamannya, Snouck dipandang sebagai pelayan bagi negara dan Islam sekaligus. Pelayan semacam itu, membuat jengkel para misionaris yang semula memberikan data etnografis dan sambutan hangat kepada cendekiawan itu. Para misionaris menganggap Snouck sedang mengislamkan Jawa, sementara sebagian orang Arab khawatir bahwa Snouck menjadi juru dakwah untuk melempangkan ajaran Kristen” (hlm. 200)

Membaca sejarah Islam di Nusantara menjadi petualangan untuk mengkaji spektrum luas tentang beragam kisah, ideologi, mazhab dan ritual muslim di negeri ini. Buku Laffan, dengan argumentasi yang kuat, mengisahkan sejarah Islam Nusantara sebagai bagian tak terpisahkan dari narasi kolonial. Bahwa, sejarah kolonialisme turut mewarnai terbentuknya nilai-nilai Islam di Nusantara. KARTANU

Penulis : Prof. Michael Laffan|

Judul : Sejarah Islam di Nusantara|

Penerbit : Bentang, September 2015

ISBN : 978-602-291-058-9 |

IDR : 89.000 Peresensi : Munawir Aziz, penulis buku dan editor di www.islami.co Twitter : @MunawirAziz

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/01/snouck-hugronje-dalam-narasi-islam.html

Senin, 10 Desember 2012

Kisah Betapa Hati-hatinya Para Ulama Salaf terhadap Harta

Imam Ahmad bin Hanbal suatu hari menggadaikan sebuah timba miliknya kepada seorang tukang sayur di kota Makkah. Hingga ketika sudah merasa mampu untuk membayar hutangnya, beliau pun pergi ke kota suci itu untuk menebus kembali timba yang ia gadaikan itu.

Tapi di luar dugaan Imam Ahmad, setelah keduanya bertemu, penjual sayur itu mengeluarkan dua buah timba yang sama seraya berkata kepada Imam Ahmad, "Ambil saja salah satu dari kedua timba ini, terserah mau pilih yang mana yang anda suka," kata penjual sayur.

Kisah Betapa Hati-hatinya Para Ulama Salaf terhadap Harta (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Betapa Hati-hatinya Para Ulama Salaf terhadap Harta (Sumber Gambar : Nu Online)


Kisah Betapa Hati-hatinya Para Ulama Salaf terhadap Harta

"Aku jadi bingung mana dari dua buah timba ini yang merupakan milik saya. Ambil saja timba itu dan ini uang dirham untuk membayar hutangku," jawab Imam Ahmad bin Hanbal.

KARTANU

Begitulah kehati-hatian (wirai) sikap Imam Ahmad, rela tak mengambil barang yang sebenarnya menjadi haknya karena sebab kemiripan tersebut, khawatir jangan-jangan timba yang akan dipilihnya ternyata bukan miliknya.

KARTANU

Dikisahkan pula, Malik bin Dinar selama empat puluh tahun berdomisili di kota Bashrah (Irak) tidak pernah sama sekali makan buah korma yang tumbuh dari tanah kota itu. Ia bergembira jika musim kurma telah berlalu.

"Wahai penduduk Bashrah, ini aku Malik bin Dinar, perutku tidak membesar karena mengonsumsi buah kurma yang kalian tanam dan juga tidak berubah menyusut karena tidak memakannya," katanya.

Suatu hari Ibrahim bin Adham ditanya oleh seseorang, "Kenapa Tuan tidak ikut minum air zamzam?

"Seandainya aku membawa timba sendiri, niscaya aku akan menimba dan meminumnya", jawab Ibrahim bin Adham.

Lagi-lagi Ibrahim bin Adham meski mengetahui bahwa meminum air zamzam adalah juga sesuatu yang dianjurkan oleh syariat, tapi lantaran Ia belum mengetahui secara jelas siapa pemilik timba yang akan digunakan untuk mengambil air zamzam tersebut, maka Ibrahim bin Adham lebih memilih untuk tidak meminumnya. (M. Haromain)

Disarikan dari kirab "Kifayatul Adzkiya" karya Sayyid abi Bakr Al-Makky, hal. 10

Dari (Hikmah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75879/kisah-betapa-hati-hatinya-para-ulama-salaf-terhadap-harta

KARTANU

Minggu, 03 Juni 2012

Ayat-Ayat Berbahaya Tentang Cinta Dunia Lupa Akhirat

KARTANU - Termasuk dari perkara yang merusak adalah cinta terhadap dunia (arab; hubbud dunya). Terlalu menginginkan terhadap dunia dan sangat ingin untuk menumpuk-numpuknya, terlalu mencintai pangkat dan juga harta, pelit, bakhil, perkara-perkara itu semua adalah perkara yang menghancurkan seseorang.

Hubbud dunya dikutuk oleh ayat-ayat atau hadits tentang cinta dunia karena sibuk dengan urusan dunia hingga lupa akhirat. Akibat cinta dunia, hingga takut mati. Inilah bahaya cinta dunia. Padahal, cinta dunia menurut Islam tidak seperti itu.

Ayat-Ayat Berbahaya Tentang Cinta Dunia Lupa Akhirat - KARTANU
Ayat-Ayat Berbahaya Tentang Cinta Dunia Lupa Akhirat - KARTANU


Ayat-Ayat Berbahaya Tentang Cinta Dunia Lupa Akhirat

Barang siapa yang cinta terhadap dunia dan menghendaki dengan sangat menghendaki dunia, menumpuk-numpuk dunia dan begitu mengagungkan terhadap dunia, maka orang tersebut dalam garis yang membahayakan, dalam dan dalam ancaman Allah SWT, sebagaimana Al-Qur'an menyatakan:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ.

KARTANU

Artinya: "Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan".

مَّن كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاء لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمُومًا مَّدْحُورًا

Artinya: "Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang(duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia ituapa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kamikehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam;ia akan memasukinya dalam keadaan tercela danterusir".

KARTANU

وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ الرِّيَاحُ ۗوَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا

Artinya: "Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu".

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖكَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖوَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚوَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Artinya: "Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu".

Nabi SAW juga bersabda yang artinya, "barang siapa cinta terhadap dunia, maka akan menyebabkan yang seseorang terpeleset, jatuh dalam kesalahan, kemaksiatan dan kebodohan,"

حب الدنيا رأس كل خطيئة

Nabi SAW juga bersabda;

وَلَوْ كَانَتْ الدُّنْيَا تَزِنُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا قَطْرَةً أَبَدًا

Artinya: "Sekiranya dunia itu memiliki nilai seberat sayap nyamuk di sisi Allah, niscaya Dia tidak akan memberikan setetes pun terhadap orang kafir."

Didalam sabdanya lagi;

مَنْ أَخَذَ مِنَ الدُّنْيَا فَوْقَ مَا يَكْفِيْهِ أَخَذَ حَتْفَهُ وَهُوَ لَا يَشْعُرُ

Artinya: "Barangsiapa yang mengambil dunia di luar kebutuhannya, maka tanpa sadar telah merusak dirinya sendiri."

Kemudian Nabi SAW bersabda;

وقال عليه الصلاة والسلام : الزُّهْدُ في الدُّنْيَا يُرِيْحُ اْلقَلْبَ وَاْلبَدَنَ، وَالرَّغْبَةُ فِيْهَا تُكْثِرُ اْلهَمَّ وَالْحُزْنَ

Artinya: "Beliau juga mengatakan "kezuhudan terhadap (kekayaan) di dunia membuat hati menjadi tenang, sedangkan keinginan terhadapnya menimbulkan banyak kegelisahan dan kesedihan."

نجاح أول هذه الأمة بالزهد واليقين

Artinya: "Keselamatan umatku adalah dengan zuhud dan yakin".

وسيحلق آخره بالحرز وطول الأمال

Artinya: "Dan nanti akan rusaknya umatku sebab dengan menumpuk-numpuk harta dan panjang angan-angan".

Banyak sekali tentang ayat dan juga hadits serta atsar para ulama yang mencela kehinaan dunia dan mencela orang-orang yang cinta terhadap dunia. Karangan para ulama juga banyak yang menerangkan tentang ini, salaf maupun khalaf.

Dalam konteks tulisan ini, yang dimaksud dunia itu adalah ibarat dari setiap apa yang ada di bumi ini, perkara-perkara yang meng-enak-kan (Arab: laddzat) dari perkara-perkara harta duniawi yang diinginkan oleh nafsu, yang diinginkan oleh hati dan perkara-perkara yang ingin ditumpuk-tumpuk.

Allah SWT mengumpulkan didalam firman-Nya;

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Artinya: "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)".

Dan barang siapa yang tidak meneliti dari mana dunia ia dapat, baik itu halal atau haram, hingga dia melupakan apa yang diwajibkan oleh Allah SWT dari perkara-perkara taat dan terjerumus dari perkara-perkara yang haram dan maksiat, maka orang yang seperti ini adalah golongan orang-orang yang mendapatkan ancaman Allah SWT.

Orang-orang yang seperti ini, sangat mengkhawatirkan keimanan, kecuali bertaubat kepada Allah SWT sebelum ajal menjemputnya.

اللَّهُمَّ اجْعَلِ الدُّنْيَا تَحْتَ اَيْدِيْنَا وَلاَ تَجْعَلْهَا فِي قُلُوْبِنَا وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا اَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah dunia berada di bawah tanganku saja dan jangan sampai masuk terfikir di dalam hatiku, dan janganlah jadikan dunia itu pusat keprihatinanku (yang banyak difikir hanya dunia saja) dan janganlah menjadi terminal ilmuku (jangan sampai ilmuku untuk mencari dunia semata)." [KARTANU]

Zain Bad, AnNur 2 Bululawang, Malang.

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/02/ayat-ayat-berbahaya-tentang-cinta-dunia-lupa-akhirat.html

Jumat, 07 Oktober 2011

Rasullullah Sangat Mencintai Bangsa Indonesia

KARTANU - Ketika Syeikh Muhammad Alawi al-Maliki al-Hasani dan rombongan ulama lainnya berziarah ke Makam Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau diberikan kassyaf (penglihatan) oleh Allah bisa bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Di belakang Nabi Muhammad SAW, terlihat banyak sekali orang-orang yang berkerumun.

Ketika ditanya oleh Syeikh Maliki, "Ya Rasulullah, siapakah orang-orang itu?", Rasulullah menjawab, "mereka adalah umatku yang aku sangat cintai." Terlihat, diantara sekumpulan orang yang banyak itu, ada sebagian kelompok yang sangat banyak jumlahnya.

Kemudian Syeikh Maliki bertanya, "Ya Rasulullah, siapakah mereka yang berkelompok sangat banyak itu?". Rasul menjawab, "mereka adalah Bangsa Indonesia yang sangat banyak mencintaiku dan aku cintai mereka."

Rasullullah Sangat Mencintai Bangsa Indonesia - KARTANU
Rasullullah Sangat Mencintai Bangsa Indonesia - KARTANU


Rasullullah Sangat Mencintai Bangsa Indonesia

Baca juga: Rasulullah Mengatakan, Tolong Islam Aswaja ini Baca Hijrah ke Indonesia

Syeikh Maliki menangis dan terkejut, lalu keluar dan bertanya kepada Jamaah, "mana orang Indonesia? Aku sangat cinta kepada Indonesia." Shollu 'alan Nabiy Muhammad! Banggalah jadi umat Rasul dari Indonesia. Jangan peduli mereka yang menyebutnya bid'ah atas maulid. [KARTANU]

KARTANU

KARTANU

Keterangan: dikutip dari ceramah Prof. KH Syekh Muhyidin Abdul Qadir al-Manafy

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/08/rasullullah-sangat-mencintai-bangsa-indonesia.html

Kamis, 09 Juni 2011

Inilah Daftar Rumah Sakit yang Menggunakan Vaksin Palsu

KARTANU - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek akhirnya menepati janji mengumumkan nama-nama rumah sakit (RS) pengguna vaksin palsu yang kasusnya ditangani oleh Bareskrim Polri.

Didampingi oleh Kabareskrim Polri Irjen Ari Dono, Menteri Nila membacakan satu persatu nama RS yang dipastikan menggunakan vaksin palsu. Daftar ini sudah terkonfirmasi dari Bareskrim.

Inilah Daftar Rumah Sakit yang Menggunakan Vaksin Palsu - KARTANU
Inilah Daftar Rumah Sakit yang Menggunakan Vaksin Palsu - KARTANU


Inilah Daftar Rumah Sakit yang Menggunakan Vaksin Palsu

"Ini daftar empat belas rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu," kata Menteri Nila, dalam rapat yang dihadiri jajaran BPOM RI, Biofarma dan stake holder terkait, Kamis (14/7/2016). Berikut daftar RS, sales penyalur beserta modusnya:

KARTANU

1. Dr sander Cikarang

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Modus operandi tersangka mengajukan penawaran harga vaksin via email terhadap pihak RS dan disetujui direktur RS.

2. Bhakti Husada terminal Cikarang

KARTANU

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Modus operandi tersangka mengajukan penawaran harga vaksin via email terhadap pihak RS dan disetujui direktur RS.

3. Sentral Medika

Jalan Industri Pasir Gembong

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Modus operandi tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang terhadap pihak RS dan disetujui direktur RS.

4. RSIA Puspa Husada

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Modus operandi tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang terhadap pihak RS dan disetujui direktur RS.

5. Karya Medika Tambun

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Modus operandi tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang terhadap pihak RS dan disetujui direktur RS.

6. Kartika Husada Jl MT Haryono Setu Bekasi

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Modus operandi tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang terhadap pihak RS dan disetujui direktur RS.

7. Sayang Bunda Pondok Ungu Bekasi

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Tersangka mengajukan proposal penawaran harga vaksin terhadap pihak RS dan disetujui oleh direktur RS.

8. Multazam Bekasi

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Tersangka mengajukan proposal penawaran harga vaksin terhadap pihak RS dan disetujui oleh direktur RS.

9. Permata Bekasi

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Tersangka mengajukan proposal penawaran harga vaksin melalui CV Azka Medical. Kemudian dari bagian pengadaan mengajukan permohonan pengadaan kepada manajer purchasing yang kemudian dimintakan persetujuan kepada direktur RS sebelum dilakukan pemesanan obat atau vaksin.

‎10. RSIA Gizar Villa Mutiara Cikarang

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang pihak RS dan disetujui oleh direktur RS.

‎11. Harapan Bunda Kramat Jati Jakarta Timur

Sales M Syahrul

Tersangka menawarkan vaksin lewat perawat atas nama Irna (ditahan sebagai penyedia botol tersangka Rita dan Hidayat) kemudian Irna meminta tanda tangan dokter dan dimasukkan sebagai persediaan rumah sakit.

12. Elisabeth Narogong Bekasi

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

13. Hosana Lippo Cikarang

Sales Juanda (Azka Medika)

Tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

14. Hosana Bekasi Jalan Pramuka

Sales Juanda (CV Azka Medika)

Tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit. 

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/07/inilah-daftar-rumah-sakit-yang-menggunakan-vaksin-palsu.html

Rabu, 11 Mei 2011

Inilah Akhlaq: Presiden yang Mendatangi Ulama, Bukan Sebaliknya

KARTANU - Sebuah pemandangan penuh adab ini ada dalam video KARTANU yang didapatkan dari seorang kolega. Dalam video tersebut, seorang umaro' (pejabat) yang justru tawadlu' kepada ulama (ahli ilmu pewaris Nabi), bukan sebaliknya.

Adalah Ramzan Kadyrov, presiden Chechnya yang ketika datang dalam majelis ilmu Habib Ali Al Jufri langsung bersalaman dan tidak meminta Habib (ulama') untuk berdiri, hanya ingin menghormati kehadiran dirinya atas nama umaro'. Subhanallah. Tonton video kedua tokoh Aswaja ini.

Inilah Akhlaq: Presiden yang Mendatangi Ulama, Bukan Sebaliknya - KARTANU
Inilah Akhlaq: Presiden yang Mendatangi Ulama, Bukan Sebaliknya - KARTANU


Inilah Akhlaq: Presiden yang Mendatangi Ulama, Bukan Sebaliknya

Setelah itu, sang presiden langsung mundur, dan merapat ke barisan jama'ah pengajian yang lain. Lesehan. Masyaallah. Inilah harusnya sikap umaro' kepada ulama. Harusnya pula, ulama tidak perlu mendatangi umaro' hanya untuk mengurus dirinya. Ulama' lah yang harus disowani (ditamu) oleh penguasa.

Jika Habib Ali Al Jufri adalah ulama' yang takut umaro' karena alasan kuasa, dunia atau pengaruhnya, tentu ia yang akan lebih dulu menyambut Presiden Ramzan Kadyrov. Tapi ternyata tidak. Ini tanda tak terbantah kalau Habib Ali Al Jufri adalah ulamaul khoir dan ulama akhirat, bukan ulama dunia, apalagi ulama politik.

KARTANU

Beliau adalah contoh ulama akhirat, bukan ulama penjilat yang bisa dibungkam dengan uang dan jabatan serta mencari muka di hadapan pejabat dengan menjual agama dengan dunia yang hina ini.

Pemandangan tersebut hanya bisa kita temui dalam literatur kitab-kitab salaf berbasis ahlus sunnah wal jamaah yang menceritakan bagaimana seorang pemimpin negara yang tawadhu' mau mendatangi ulama.

Kita tidak terlalu mengaharap hadirnya pemimpin yang selalu disebut-sebut seperti Sayyidina Umar bin Abdul Aziz. Itu hampir ibarat mimpi dan tamnni. Paling tidak, kita mengharapkan tumbuhnya pemimpin yang menghargai dan menghormati ulama, dan juga mengharapkan hadirnya ulama yang tidak mudah dibeli umaro' su'. [KARTANU/ab]

KARTANU

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/11/inilah-akhlaq-presiden-yang-mendatangi-ulama-bukan-sebaliknya.html

Rabu, 20 Juli 2005

Keikhlasan Amal Ibadah Datangkan Kasih Sayang

Pringsewu, KARTANU. Saat Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Ghazali, Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu KH Anwar Zuhdi mengatakan bahwa Manusia tidak akan masuk ke surga kecuali harus masuk ke neraka terlebih dahulu.

"Yang akan masuk langsung ke surga adalah seorang hamba bukan manusia. Man itu orang Nusia itu dilupakan. Makanya manusia sering lupa banyak dosa sehingga harus masuk neraka untuk dibersihkan setelah bersih manusia akan menjadi hamba dan kemudian masuk ke surga," jelasnya pada kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap pekan di Aula Gedung NU ini, Ahad (01/01).

Keikhlasan Amal Ibadah Datangkan Kasih Sayang (Sumber Gambar : Nu Online)
Keikhlasan Amal Ibadah Datangkan Kasih Sayang (Sumber Gambar : Nu Online)


Keikhlasan Amal Ibadah Datangkan Kasih Sayang

Lebih lanjut Abah Anwar, begitu Ia biasa disapa mengatakan bahwa prinsip seorang hamba sangat sulit sekali diraih. Hal ini karena hamba merupakan sosok yang ikhlas dalam beribadah tanpa pamrih dan tidak memperdulikan imbalan. "Mendapat pahala nggak mendapat pahala, seorang hamba tetap istiqomah beribadah," tegasnya.

KARTANU

Prinsip hidup seorang hamba dengan mengedepankan keikhlasan akan mendatangkan kasih sayang dari yang memiliki hidup. Ia mengibaratkan bila seorang pembantu rumah tangga bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh majikannya dan tidak peduli dengan pekerjaan lainnya maka Ia akan mendapatkan sebanyak yang Ia harapkan.

Namun sebaliknya, jika Ia bekerja dengan ikhlas, segala pekerjaan yang belum beres diselesaikan dengan baik tanpa menunggu perintah majikan maka terkadang Ia akan mendapatkan lebih dari yang biasa yang Ia terima.

"Kalau kita melakukan segala hal dengan ikhlas, maka kita akan di beri kasih sayang yang sebelumnya tidak pernah terfikirkan," ujarnya.

KARTANU

Oleh karenanya, Abah Anwar menghimbau agar dalam mengawali dalam melakukan segala sesuatu hendaknya selalu menata hati dan niat dengan benar. "Menata hati itu susah. Namun kita harus terus berusaha agar amal ibadah kita tidak sia-sia dengan selalu mengedepankan keikhlasan dalam melakukannya," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/74298/keikhlasan-amal-ibadah-datangkan-kasih-sayang

KARTANU

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KARTANU sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KARTANU. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KARTANU dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock